B&B ITALIA OUTDOOR COLLECTION 2023
Published by Sugar & Cream, Wednesday 15 February 2023
Images Courtesy of B&B Italia
Piero Lissoni, Monica Armani, Foster+Partners
Dengan dimulainya tahun baru 2023, B&B Italia turut melansir koleksi terbarunya untuk lini outdoor yang berkolaborasi dengan desainer ternama.

Pertama ialah Nooch rancangan Piero Lissoni yang namanya berada di antara Inggris dan Asia yang berarti labirin bambu. Menurut sang perancang, Nooch adalah sambungan besar dari potongan-potongan kecil yang jika disambungkan bisa menjadi solusi dinamis dan tak terbatas, struktur sistem tempat duduknya seperti labirin tetapi terbuat dari aluminium. Dilengkapi dengan sandaran punggung dan sandaran tangan serta memiliki bagian atas aluminium dengan bilah tempat bantal diletakkan.

Presented by Som Santoso
Bantalan Nooch dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan. Mereka menggunakan bahan regenerasi, yang sepenuhnya dapat dipisahkan, dan terdiri dari dua lapisan poliuretan dengan kepadatan dan ketegasan yang berbeda. Selain itu, koleksi juga diperkaya low table dengan bagian atas unik dari batu serpentine atau batu lava.

Kedua dan ketiga ialah meja dan kursi yang dirancang oleh Monica Armani. Meja Allure O’, penghargaan tulus untuk kemewahan yang diinterpretasikan dalam gaya kontemporer, kini dihadirkan dalam versi luar ruangan yang mempertahankan kekuatan desainnya yang anggun. Sang desainer pun menjelaskan bahwa bentuk pahatan meja Allure O’ berpadu dengan keajaiban keramik berkaca. Warna keramik yang begitu hadir dalam ingatan bersama menemukan kehidupan baru. Permukaan yang cerah dan reflektif dengan kedalaman warna yang unik dan transparansi memperbaharui daya pikat.
Kursi Flair O’ sepenuhnya ditutupi dengan jalinan pita polypropylene, mengikuti proses kerajinan tangan yang cermat. Dimana sang perancang terinspirasi oleh pakaian tahun 60-an, semacam gaun musim panas dengan transparansi canggih, merancang semacam renda makro, berliku-liku, dan vibrant. Dua bantalan empuk melengkapi kursi, menegaskan bentuknya dan memberikan kenyamanan lebih. Flair O’ pun hadir dalam dua ketinggian yang disesuaikan dengan meja Allure O’.

Terakhir ialah kursi Cordoba yang kali ini hadir dalam versi outdoor. Kursi berlengan yang sudah menjadi favorit ini memiliki rangka dari kayu jati alami dipadukan dengan penutup kanvas yang diperkuat polipropilen, sangat cocok untuk dimensi luar ruangan. Uniknya, penutup tersebut mudah dilepas untuk pemeliharaan struktur yang gampang. “Kursi Cordoba adalah desain yang tak lekang oleh waktu. Diciptakan sebagai tambahan untuk kantor atau rumah, sekarang juga menjadi outdoor,” ujar Mike Holland, Kepala Desain Industri, Foster+Partners. (AP)
ROCHE BOBOIS DEBUTS ITS FIRST U.S. BRANDED RESIDENTIAL TOWER IN ST. PETERSBURG
Marking the debut of Roche Bobois St. Pete Tower, the French maison brings its signature art de vivre beyond interiors and into architecture.Based on the...
read moreCHAPTER JOGJA 2026 KEMBALI KE JNM, MERANGKUL EKOSISTEM SENI RUPA YOGYAKARTA
Kembali ke Jogja National Museum (JNM), Chapter Jogja 2026 hadir sebagai Unique Art Fair yang membawa seni lebih dekat—melalui karya, komunitas, dan...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read moreMDF ITALIA UNVEILS NEW EXPRESSIONS OF CONTEMPORARY LIVING AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
mdf italia introduces a softer expression of contemporary living at Salone del Mobile.Milano 2026—where warmth, materiality, and quiet elegance take...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

