ALVIN T IN MILLIMETER MANIFESTO AT ARCH:ID 2025
Published by Sugar & Cream, Friday 20 June 2025
Images courtesy of Millimeter Manifesto and AlvinT
Challenging Misconceptions in Product Design
Sembilan desainer produk dari kolektif Millimeter Manifesto Indonesia tampil di ARCH:ID 2025 melanjutkan roadshow-nya setelah tampil perdana di IFEX awal tahun ini, terdiri dari Alvin Tjitrowirjo, Cokorda G. B. Suryanata, Cynthia Margareth, Eugenio Hendro, Felix Sidharta, Frans Sihombing, Handhyanto Hardian, Hendro Hadinata, dan Patrick Luwia ingin mengungkap lapisan tersembunyi dari desain produk, di mana setiap ‘milimeter’ mengandung makna dan dampaknya terasa, bukan hanya terlihat.

Alvin Tjitrowirjo | All Designer

Pameran Millimeter Manifesto di ARCH:ID 2025 menantang anggapan bahwa desain produk hanya bersifat dekoratif atau mudah ditiru, menekankan betapa pentingnya desain untuk menghasilkan produk yang bertanggung jawab, berlandaskan budaya, dan berpusat pada manusia. Pameran ini menantang industri untuk mempertimbangkan bagaimana keputusan desain dapat berdampak besar pada cara kita berinteraksi satu sama lain dan ruang, dan memamerkan kontribusi dari mitra lokal untuk menggambarkan bagaimana desain produk dapat berinteraksi dengan ekosistem material yang lebih besar dan praktik kolaboratif.

AlvinT mempersembahkan ‘Seeds of Life’ untuk edisi ini, sebuah proyek khusus yang mengeksplorasi bagaimana objek secara intrinsik terkait dengan lingkungannya. Menurut AlvinT, desain produk lebih dari sekadar membuat sesuatu; desain produk juga memengaruhi cara orang berinteraksi dan menavigasi suatu ruang, dan keputusan yang tampaknya kecil dapat berdampak luar biasa pada suasana, irama, dan pengalaman.

Presented by Molteni&C

Meskipun teknologi telah maju, AlvinT tetap menghargai keindahan barang-barang hasil kerajinan tangan dan ingin menonjolkan fitur-fitur penting barang-barang tersebut melalui karya-karya khusus mereka. Para artisan AlvinT menciptakan setiap karya ‘Seeds of Life’ dengan desain yang unik untuk lokasi tertentu. Setiap elemen, dari ukiran hingga sentuhan akhir, dipilih dengan cermat untuk menonjolkan unsur manusia dalam kerajinan tersebut.

Dan, dengan penekanan pada keterampilan dan nilai sebenarnya dari desain produk, Millimeter Manifesto akan melanjutkan roadshow-nya di Jia Curated 2025 dan platform desain lainnya di Indonesia. Kolektif ini berupaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana desain membentuk cara kita hidup, berinteraksi, dan mengalami dunia dengan memadukan kreativitas dan pemecahan masalah.

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
