presented by

RASA PULANG DI SEBUAH RUANG

SHARE THIS
64

Published by Sugar & Cream, Friday 25 September 2026

Images Courtesy of MODICO

Ketika Showroom Punya Ceritanya

Ada tempat yang baru pertama kali kita datangi, tapi entah kenapa langsung terasa familiar. Mungkin karena sofa yang membuat kita ingin duduk sedikit lebih lama, meja yang terasa pas untuk berbincang, atau cahaya dan material yang membuat suasananya terasa hangat.

Hal-hal sederhana seperti itu seringkali justru menentukan bagaimana kita merasakan sebuah interior. Bukan hanya tentang furniture yang menarik dilihat, tetapi bagaimana semuanya bekerja bersama dan membuat kita ingin menghabiskan waktu di dalamnya. Sebuah kursi bisa menjadi tempat membaca, meja menjadi titik temu, sementara sofa perlahan menjadi tempat untuk berbagi cerita.

Suasana semacam itu terasa saat MODICO memperkenalkan showroom terbarunya, MODICO IDD, di Indonesia Design District, PIK 2, pada September 2026. Di antara percakapan, pertemuan dengan wajah-wajah baru, dan tawa yang muncul di sela-sela obrolan, showroom ini perlahan terasa seperti tempat yang mengajak kita membayangkan bagaimana rasanya hidup di dalam sebuah ruang.

Kesan tersebut datang dari cara furniture ditempatkan dalam konteks yang lebih lengkap. Sofa, armchair, dining pieces, coffee table, rugs, lighting, hingga decorative elements hadir dalam berbagai setting yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Alih-alih berdiri sendiri, setiap elemen seperti menemukan perannya masing-masing di dalam komposisi ruang.

Presented by Interni Cipta Selaras

Palet warm neutrals, charcoal, bronze, dan metallic accents bertemu dengan tekstur dinding serta material bernuansa stone. Kaca, painted wall, metal, dan berbagai finishing kemudian menambah lapisan pada interior, sementara pencahayaan membantu mempertegas bentuk dan tekstur tanpa mengambil alih suasana.

Di sini, material bukan sekadar latar bagi furniture. Ia menjadi bagian dari pengalaman yang membuat sebuah ruang terasa memiliki karakter. Begitu pula dengan cahaya, tekstur, dan detail arsitektural yang bekerja perlahan, membangun atmosfer tanpa harus terlalu banyak menjelaskan dirinya sendiri.

Pendekatan serupa terlihat dalam pilihan kolaborator yang melengkapi MODICO IDD, antara lain Stuccoverni, Roxyglass, Magnus Aluminium, NURCO, ABCON, LTECH, Moire Bespoke Rugs, dan Meglio Collection membawa keahlian masing-masing, mulai dari architectural finishing, glass, aluminium, curtain system, dan lighting technology hingga bespoke rugs serta interior elements.

Namun, yang menarik bukan hanya siapa saja yang terlibat, melainkan bagaimana semuanya bertemu. Material dan teknologi berpadu dengan furniture, sementara tekstur dan pencahayaan memberi konteks pada setiap area. Hasilnya bukan sekadar kumpulan produk, tetapi sebuah interior yang lebih mudah dibayangkan dalam keseharian.

Sebuah armchair bisa menjadi sudut untuk membaca atau berbincang. Coffee table menjadi titik kecil yang mengikat area duduk, sementara rug memberi batas sekaligus rasa pada sebuah ruang. Detail-detail seperti ini membuat kita tidak hanya melihat bagaimana furniture terlihat, tetapi mulai membayangkan bagaimana rasanya hidup bersamanya.

Mungkin, di situlah sebuah showroom mulai punya ceritanya sendiri. Desain tidak lagi hanya menjadi sesuatu yang dilihat, tetapi ikut dirasakan melalui detail-detail yang perlahan menjadi akrab. Furniture pun tidak berhenti sebagai objek, melainkan mulai mendapatkan tempat dalam kehidupan yang mungkin berlangsung di sekitarnya.

Sebab, mungkin, rumah memang tidak selalu tentang alamat. Kadang ia hanya tentang bagaimana sebuah tempat membuat kita merasa nyaman untuk duduk, berbincang, menikmati waktu, dan menjadi diri sendiri.

Dan mungkin, rasa pulang bisa saja muncul dari sebuah tempat yang baru pertama kali kita datangi.

Interni Cipta SelarasCoulisse | INK