presented by

ROEMAH KOFFIE CELEBRATES KARTINI THROUGH “WOMEN OF PURPOSEFUL LIGHT”

SHARE THIS
88

Published by Sugar & Cream, Friday 17 April 2026

Images courtesy of Roemah Koffie

Coffee, Empowerment, and Womanhood

Sebagai bagian dari ekosistem kopi yang terus berkembang di Indonesia, Roemah Koffie menghadirkan pengalaman yang menggabungkan kualitas, edukasi, dan cerita dalam setiap sajian. Untuk merayakan semangat Raden Ajeng Kartini dan filosofi “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Roemah Koffie memperkenalkan kampanye Women of Purposeful Light melalui sebuah media gathering yang digelar pada 9 April di Gading Serpong—sebuah inisiatif yang menempatkan perempuan sebagai pusat dari narasi kopi yang terus berkembang.

Narasi ini kemudian diterjemahkan secara halus melalui dua minuman signature: Sunset in Bajo dan Cocco Cloud, pilihan dari barista Tale dan Nadia. Sunset in Bajo menghadirkan refleksi perjalanan—dari pahit menuju terang—melalui perpaduan coffee mocktail, bitter syrup, dan sentuhan strawberry yang segar. Di sisi lain, Cocco Cloud merangkum dualitas yang elegan: kekuatan kopi hitam yang tegas, dilapisi kelembutan coconut cream, menggambarkan karakter perempuan masa kini yang kuat namun tetap penuh kehangatan.

“Lewat Women of Purposeful Light, kami ingin menunjukkan bahwa barista perempuan adalah sosok ‘cahaya’ yang mampu mengubah biji kopi yang pekat menjadi inspirasi,” ujar Denis Surya, Marketing Communications Manager Roemah Koffie.

Presented by Magran Living

Pendekatan ini kemudian berlanjut ke ruang edukasi melalui Roemah Koffie Academy—sebuah ruang di mana pengalaman tidak berhenti pada rasa, tetapi juga berkembang menjadi pengetahuan. Dalam sesi Introduction to Coffee, Rere—seorang pengajar di Roemah Koffie Academy—mengajak peserta memahami kopi secara menyeluruh, dari teori hingga praktik cupping. Dengan pengalaman panjang di industri kopi, ia sekaligus merepresentasikan peran perempuan yang semakin kuat dalam membentuk arah industri ini. “Saya ingin mendorong lebih banyak perempuan untuk berani mengambil peran dan menjadikan industri ini sebagai ruang profesional yang inklusif,” ungkap Rere.

Sebagai perpanjangan dari semangat tersebut, Roemah Koffie Academy menghadirkan program diskon 21% selama bulan April, khusus bagi perempuan—sebuah gestur yang terinspirasi dari tanggal kelahiran Kartini sekaligus membuka akses yang lebih luas untuk tumbuh dan berdaya melalui dunia kopi.

Melalui perpaduan rasa, cerita, dan edukasi, Roemah Koffie pun melampaui sekadar kampanye musiman, menghadirkan ruang yang merayakan perjalanan dan potensi perempuan—hadir secara tenang, namun terasa dalam setiap cangkir.

Magran LivingInterni Cipta SelarasCoulisse | INK