Maison Aurelia by Préférence Launches “Sanur, Gateaway to Inspiration”
Published by Sugar & Cream, Wednesday 16 May 2018
Text by Auliya Putri, Images Courtesy of Maison Aurelia
A Book About Art and Cultural History in Bali
Pulau Bali selalu bersinar dan menjadi destinasi dunia yang favorit hingga kini. Budayanya yang tinggi dengan segudang cerita rakyat dan keseniaannya menjadi salah satu daya tarik. Mulai dari sejarahnya hingga seni yang melekat menjadikannya sebuah identitas. Merayakan hari jadi pertamanya, Maison Aurelia memperkenalkan buku tentang seni dan sejarah budaya Bali berjudul ‘Sanur, Gateaway to Inspiration’.
Sophie Marivin selaku Hotel Manager Maison Aurelia mengatakan bahwa buku ini ialah sebagai undangan kepada para tamu untuk lebih mengetahui tentang budaya Bali dan Maison Aurelia sendiri. Ia menambahkan, ‘Sanur, Gateaway to Inspiration’ adalah upaya mereka dalam membagikan esensi keindahan seni dan sejarah budaya Bali yang tak akan lekang oleh waktu.

‘Sanur, Gateaway to Inspiration’ dikurasi oleh Jean Couteau, sejarawan seni ternama yang memiliki pandangan unik mengenai kehidupan di Pulau Bali, dan Alistair Speirs, pendiri Phoenix Communication. Buku ini menampilkan lukisan dan biografi seniman-seniman terkemuka, sebut saja Walter Spies, Rudolf Bonnet, Miguel Covarrubias, Le Mayeur, Theo Meier, Emilio Ambron, William Hofker, Antonio Blanco, Arie Smit, Donald Friend dan Geneviéve Couteau.
Selain lukisan dan pelukis, ‘Sanur, Gateaway to Inspiration’ juga membagikan informasi mengenai museum-museum di Bali, termasuk Musem Puri Lukisan, Museum Le Mayeur, Agung Rai Museum of Art, Museum Seni Neka, Museum Rudana, Museum Renaissance Blanco, dan Museum Pasifika. Tujuan Maison Aurelia dalam membagikan informasi tersebut adalah agar setiap tamu terdorong untuk mengenal lebih jauh sejarah seni Bali dan lukisan yang dipamerkan secara eksklusif di masing-masing museum.
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
