Fratelli Boffi
Published by Sugar & Cream, Wednesday 28 October 2015
CONTEMPORARY THRONE
Fratelli Boffi merilis koleksi armchair dengan bagian seatback yang tinggi, mencuatkan kesan aristokrat yang mewah dan anggun. Duchesse of Home yang dikreasikan oleh Archer Humphryes Architects, menampilkan seatback bernuasa feminim dengan outline dari mahogany atau oak. Pelapis bulu ala Tibet dan dekorasi laser pada bagian belakang seatback dapat memberikan aksentuasi tersendiri. Arne XV bernostalgia dengan cita rasa desain Skandinavia era 1950-an melalui lekukan kayu, dan kekhasan furnitur Louis XV pada bagian sandaran lengan dan kaki. Ada pula Babette, sebuah produk klasik dari Fratelli Boffi yang merupakan armchair bernuansa kepausan yang berlapiskan satin dan terbuat dari kayu solid. Armchair ini memiliki perangai seperti halnya bunglon; ragam finishing dan fabric akan mentransformasikannya dari produk beraura borjuis klasik menjadi karya desain yang eksentrik.



AZKO INTRODUCES NORIUM FOR MODERN HOME LIVING
AZKO introduces NORIUM, a multifunctional air treatment brand designed to bring cleaner air, modern aesthetics, and greater comfort into contemporary...
read moreVITRA DESIGN MUSEUM PRESENTS VERNER PANTON: FORM, COLOUR, SPACE
Celebrating the 100th anniversary of Verner Panton’s birth, Verner Panton: Form, Colour, Space is on view at Vitra Schaudepot from 23 May 2026 to 9 May...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

