Dedar – ‘Screenshot’ Exhibition
Published by Sugar & Cream, Wednesday 02 August 2017
A New Way to Look at the Wall
40 tahun berdirinya label Dedar (the Italian textile house) dirayakan dengan sebuah pameran berjudul ‘Screenshot’ bulan April lalu. Dalam ajang Milan Design Week 2017 dan bertempat di Palazzo Serbelloni, Milan, Dedar mengundang kita untuk mengamati estetika di dinding dengan perspektif yang berbeda. Beberapa panel karya seni hasil kolaborasi desainer Martino Gamper dan seniman Brigitte Niedermair dengan kurator Helen Nonini menampilkan euforia keanggunan tekstil dalam gradasi warna biru.

Brigitte Niedermair & Martino Gamper
‘Screenshot’ adalah proyek fotografi konsep yang mensimulasikan 500 tahun warna biru (Picasso, Yves Klein, Matisse, Van Gogh dan lainnya) dalam seni figuratif. Konsep tersebut dialihkan ke atas kain canggih Dedar, yang kemudian ditransformasikan menjadi karya serial desain.

Desainer dan sang seniman di depan karya mereka
Hasilnya adalah proyek yang sangat tak terduga dan inovatif. Mengambil gagasan tentang hiasan dinding, menggabungkan alam desain tiga dimensi dan sejarah seni, dan menghasilkan serangkaian panel indah yang dibingkai di jati dan kuningan. Panel dapat disesuaikan untuk setiap pemilik menjadi sejumlah konfigurasi, sehingga menawarkan peluang dan kemungkinan tanpa batas.

Caterina Fabrizio & Raffaele Fabrizio
Dinding adalah konteks yang menunggu dekorasi dan diferensiasi. Dengan Screenshot, Dedar menempuh risiko berani dengan menghadirkan sesuatu yang sama sekali baru. Sesuatu yang menggabungkan pengetahuan mendalam tentang tekstil dan pencetakan dengan imajinasi visual yang luar biasa serta inovasi desain dari dua kolaborator. Sebagai penyerbukan silang dari seni, tekstil, digital dan desain, ini adalah pusaran yang indah

Dedar ( the Italian textile house) adalah perusahan keluarga yang dijalankan oleh kakak beradik Caterina Fabrizio dan Raffaele Fabrizio. Keduanya hadir ketika sugarandcream.co menyaksikan pameran tersebut. Ragam kain hasil produksi Dedar dengan bahan dasar seperti wool, sutra, beludru, katun, jacguards, dikenal karena detail halus yang banyak menonjolkan ketrampilan tangan tingkat tinggi. Dedar juga memproduksi ragam textile untuk rumah mode seperti Hermes.

Pameran ini juga menggabungkan seni digital dengan seni cetak. Karya serial desain yang ditampilkan adalah hasil cetak inkjet diatas kain katun satin Tabularasa. Hasilnya memperlihatkan keindahan warna tak terduga sebagai object of beauty on the wall.
JF3 FASHION FESTIVAL 2026 — DAY 4
Dari wastra Nusantara hingga kisah personal dan isu kesehatan, JF3 Fashion Festival 2026 Day 4 memperlihatkan bagaimana fashion dapat menjadi ruang untuk...
read moreADIDAS HYPERBOOST, MENEMUKAN RITME BARU DALAM LARI SEHARI-HARI
adidas Hyperboost Edge dan Hyperboost Run membawa cara baru dalam lari sehari-hari, mempertemukan performance, comfort, dan personal style dalam dua...
read moreRALPH LAUREN’S PREPPY BEAR WATCH CELEBRATES COLLEGIATE STYLE
Ralph Lauren reimagines its beloved Polo Bear through the new Preppy Bear watch, blending playful charm and preppy sophistication in a versatile accessory...
read moreVENINI MEETS PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
