A beautiful life deserves a beautiful home

Alexander Lamont’s Atlantica Collection 2017

5.15K

Text by Astrid L, Images courtesy of Alexander Lamont.


Friday 17 March 2017

Untuk pertama kalinya, Alexander Lamont bekerja sama dengan desainer dari luar, Antonio da Motta, dalam koleksi Atlantica yang akan ditampilkan di ajang Milan Design Week. Furnitur elegan dan elemen lighting fungsional yang menekankan pada teknik dan material serta keterampilan tangan tinggi menjadi fokus dari koleksi 2017 ini. Ini merupakan debut pertama kehadiran koleksi Alexander Lamont di jantung kota Milan melalui sebuah galeri seni kontemporer yaitu Statuto 13 di distrik Brera.

Untuk artikle mengenai koleksi Alexander Lamont 2016 bisa disimak di sini.

Copan Console & Flamengo Screen
Sapucai Chandelier

Koleksi terbaru  ‘Atlantica’ memperlihatkan evolusinya terhadap teknik dan material, keterampilan tangan tingkat tinggi, serta tentu saja, inovasi desain. Delapan buah produk termasuk dalam rangkaian koleksi ini, mulai dari furnitur shagreen sampai elemen lampu dan pembatas ruangan dari Straw Marquety serta Koto. Keseimbangan sempurna dari desain dan material merupakan hasil kolaborasi antara Alexander Lamont dan Antonio da Motta, desainer Brazil yang menetap di Los Angeles.

Sketch Oscar Desk

Kerja sama pertama kalinya antara kedua desainer ini meninggalkan kesan mendalam pada Antonio da Motta. “Modernist Movement selalu menjadi bagian dari pekerjaan saya. Dikombinasikan dengan keahlian Alexander, saya dipaksa untuk menciptakan desain di teritori yang sama sekali baru. Benar-benar pengalaman yang sangat memuaskan saya sebagai desainer maupun pencinta desain.”

Lucio Floor Lamp
Tijuca Nightstand

Antonio dan saya telah berdiskusi dalam beberapa tahun terakhir untuk berkolaborasi. Kami berbagi koneksi nyata dan apresiasi yang mendalam terhadap bahan-bahan yang mulia dan saya selalu tertarik terhadap perkembangan bahan, desain dan ketrampilan tangan yang bersemangat kontemporer. Gerakan dan alam lengkung desain negara Brazil merupakan landasan bagi desainer Antonio dan  juga bagi modernis besar tanah airnya seperti Oscar Niemeyer, Lúcio Costa dan Roberto Burle Marx, ” jelas Alexander Lamon

Sketch Lucio floor lamp & Oscar Desk

Beberapa highlights dari koleksi ini termasuk Flamengo, screen yang terbuat dari Straw Marquetry dan Koto dan terdiri dari tiga panel dengan motif berbeda-beda, sangat elegan dan sesuai untuk settting restoran dan lounge bar. Oscar adalah meja tulis dari black lacquered dengan panel tengah yang terbuat dari bahan tanduk – representasi sempurna dari selera masa kini, tradisi dan kontemporer. Sedangkan Copan adalah sideboard horisontal yang dilapisi oleh shagreen alami, dengan permukaan yang terbuat dari Koto abu-abu dan dilengkapi dengan pegangan dari kristal.

Copan Credenza shagreen

Produk furnitur lainnya ada Capanema, nighstand elegan dengan permukaan bundar dan kaki yang cantik, dan Tijuca, nighstand berbentuk ramping dari Straw Marquety dengan finishing Anigre veneer. Sementara dari elemen lighting, ada Canoas, wall sconce dengan desain slim dan memiliki warna hitam legam di bagian luar serta daun emas di bagian dalam, sangat elegan dan hangat. Lucio adalah floor lamp yang terbuat dari Jade Peking glass, dengan desain tinggi, ramping namun stabil. Sedangkan Sapucai merupakan chandelier berwarna hitam dan emas dengan struktur dari stainless steel.

Sketch Capanema