Yanny Tan – Nature’s Poetry Couture Collection 2019
Published by Sugar & Cream, Monday 07 January 2019
Text by Anggita D. S, images courtesy of Tim Muara Bagdja
Premiere Haute Couture – Karya Puisi Persembahan Alam
Gaya klasik namun kontemporer yang elegan selalu jadi pilihan berbusana bagi banyak wanita. Hal inilah yang menjadi pegangan bagi perancang busana Yanny Tan di peragaan busana perdananya.
Yanny Tan
Bertajuk Nature’s Poetry Couture Collection 2019, busana yang disuguhkan bercerita tentang alam nan indah yang tertuang dalam motif batik tulis di atas kain tenun sutra atau ATBM, bersusulan tampil dengan tie-dye dan berpadanan selaras dengan bahan-bahan masa kini seperti organdi sutra dan embroidery dalam potongan yang modern. Bahan wol juga tampil menyisip menjadi aksen yang apik pada kemeja pria.
Lewat busana, Yanny bercerita tentang panorama alam yang dipenuhi dengan bunga-bunga, burung-burung dalam warna yang tenang dan dekat dengan alam seperti cokelat, abu-abu, hijau pupus, merah pekat, hingga yang kelam seperti biru dan hitam.
Pemasangan beads di atas lurik dan bahan lain yang cenderung warna kehijauan terlihat menyatu dengan manik-manik keemasan. Dalam berkarya, Yanny meraih ilham dengan hikmat keseluruhan tampilan busana yang akan ia ciptakan. Dimulai dengan merancang sketsa batik yang menunjukkan kekuatan desain sekaligus karakter dirinya, Yanny mempersiapkan desain batik secara detail untuk dijadikan gaun atau potongan yang dipadankan dengan busana ciptaannya, baik itu tulis, cap maupun tie-dye.
Empat puluh tujuh set gaun cocktail dan gaun malam, termasuk empat setelan busana pria, ditampilkan di hadapan para tamu undangan dan penulis mode dalam peragaan tunggal bertajuk Nature’s Poetry yang berlangsung pada Rabu, 21 November lalu di Nusantara Ballroom – Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Mengomentari koleksinya, Yanny berpendapat, “I love to make women look beautiful, confident, and comfortable through the clothes they wear without loosing their root.”
Dalam pergelaran perdana haute couture tersebut, Yanny menggandeng Tony Prabowo musikus ternama Indonesia untuk mengelola musik penghantar koleksi ini.
Melihat koleksinya, nampaknya itulah yang dicapainya melalui koleksi “puitis” ini.

SUPERDESIGN SHOW 2025 BY SUPERSTUDIO "HAPPINESS" AT MDW 2025
Superdesign Show 2025 presents Happiness - 25 Years of Happy Design at Superstudio Più along with Milano Design Week 2025.
read more
MILAN DESIGN WEEK 2025: MOSCAPARTNERS VARIATIONS AT PALAZZO LITTA
MoscaPartners returns to Milan Design Week 2025 featuring contemporary and sustainable design across disciplines.
read more
MARUNI COLLECTION 2025 AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2025
Sneak peek Maruni Collection 2025 that will presented at Salone del Mobile.Milano 2025, Fiera Milano in Hall 22, Stand A16 from April 8 - 13, 2025.
read more
LASVIT UNVEILS ''SOAKED IN LIGHT'' AT EUROLUCE 2025
Lasvit, a renowned glassmaking artisan, will showcase its largest stand at Salone del Mobile, Euroluce 2025, titled Soaked in Light, focusing on the...
read more
W RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
A Spellbinding Dwelling
Rumah milik desainer fashion Sally Koeswanto, The Dharmawangsa kreasi dari Alex Bayusaputro meraih penghargaan prestisius Silver A’ Design Award 2017.
read more