Houses of Style and Inspiration
presented by

Titik Dua Ubud, A Compact Boutique Hotel by Andra Matin

5.79K

Text by Farida Esti, image courtesy of Titik Dua Ubud.


Wednesday 16 September 2020

Proyek Titik Dua, sebuah boutique hotel di Ubud, Bali, bisa jadi tantangan tersendiri bagi Andra Matin. Pasalnya, site hotel ini tidak terletak di tepi jalan, melainkan di belakang galeri seni yang sudah lebih dulu berada di sana. Dihadapkan dengan situasi tersebut, Andra Matin justru menganggap ini adalah kesempatan yang tepat untuk membangun Titik Dua dengan desain yang lebih compact dan practical.

Menyiasati entrance hotel yang minim lahan, Andra Matin mendesain area entrance Titik Dua lain dari hotel pada umumnya. Para tamu akan menjumpai area entrance berbentuk vertikal yang membawa tamu menuju bangunan berbentuk boks panjang yang melayang sepanjang 300 m. Bangunan panjang bermaterial batu bata ini bertugas sebagai penghubung jalan raya di depan dengan bangunan utama hotel yang berada di belakang. Melintasi bangunan sepanjang 300 meter tersebut akan memberi sensasi seolah pengunjung sedang berada di dalam sebuah kotak kontainer panjang. Sungguh sebuah sambutan yang tidak biasa.

Di bawah bangunan panjang tersebut terdapat kolam air besar yang merefleksikan cahaya natural. Posisi bangunan yang melayang juga menghasilkan permainan cahaya  indah yang bergerak sesuai dengan arah matahari. Harmonisasi antara permainan cahaya natural dengan latar bangunan  persegi panjang bermaterial batu bata merah menghasilkan nuansa yang tenang dan hangat, so instagramable!


Presented by Melandas Indonesia

Bangunan utama dari hotel yang baru dibuka kembali pada pertengahan tahun 2020 ini menggunakan material batu bata dengan sentuhan garis-garis kaku khas desain Andra Matin. Di dalamnya terdapat 18 kamar tidur bernuansa natural, seperti putih, coklat, dan merah bata. Selain itu, Titik Dua menyediakan empat ruang tunggu untuk tamu dengan layout dan detil desain yang berbeda.

Kamar tidur diisi oleh furnitur buatan tangan pengrajin Indonesia, serta beberapa aksesori seperti karpet dan runner. Terdapat pilihan tempat tidur ukuran king bed atau twin bed serta dilengkapi LED Smart TV dan speaker portabel. Setiap kamar memiliki jendela berukuran besar sebagai celah cahaya natural masuk ke dalam kamar, berdampingan dengan balkon yang menghadirkan pemandangan kolam renang serta taman rimbun.

Tak hanya sebagai tempat menginap, Titik Dua juga menyediakan beberapa sarana yang menunjang berbagai kegiatan kreatif. Terdapat 6 ruangan serba guna dan amphitheater terbuka untuk mengakomodasi beragam event, mulai dari corporate event hingga acara pernikahan. Titik Dua juga kerap menyelenggarakan event reguler seperti workshop, innovative talk, dan ekshibisi desain.

Di lantai tiga hotel, terdapat Restoran Modern Asian Kitchen yang menyediakan 62 kursi untuk pelanggan bersantap makanan khas Asia. Desain restoran dilengkapi dengan fitur plafon kayu, panorama hutan, dan desain ruangan yang menyerupai lounge. Terinspirasi oleh reputasi Ubud sebagai destinasi kuliner dan kesehatan Internasional, restoran ini berfokus pada rempah-rempah khas Indonesia serta bahan-bahan makanan lokal yang segar. Makanan bercita rasa lokal tersebut disajikan di atas handcrafted earthenware yang dibuat khusus oleh seniman asal Tabanan, Bali.

Secara keseluruhan, gaya arsitektur Titik Dua berhasil mewakili keinginan  sang founder hotel dan gaya khas Andra Matin. Terlihat dari garis-garis bangunan yang tegas, batas semu antara area indoor dan outdoor, serta ketertarikannya akan menggunakan material lokal. Titik Dua didominasi oleh material batu bata merah membentuk garis-garis siku tegas. Desain bangunan hotel berbaur dengan lingkungan sekitar berupa hutan rimbun serta kolam air besar yang menenangkan, sebuah kombinasi sempurna sebagai destinasi berikutnya dalam daftar Anda.