Sullivan+Strumpf Gallery Opens in Singapore
Published by Sugar & Cream, Monday 20 June 2016
The First Australian Gallery
Sebuah kabar yang patut disambut dengan sukacita oleh para pencinta seni di wilayah Asia. Sullivan+Strumpf, galeri yang berbasis di Sydney, Australia, dan mendulang reputasi berkat persembahan karya-karya seni kontemporer dari para seniman baru maupun yang sudah mapan, menghadirkan ruang ekshibisi pertama kalinya di Singapura. Tepatnya di Gillman Barracks, kompleks kolonial tua di wilayah barat Singapura yang telah direstorasi menjadi sebuah area tempat bermukimnya deretan galeri seni.

Alex Seton
Bagi Ursula Sullivan dan Joanna Strumpf yang bertindak sebagai Directors dan Owners dari Sullivan+Strumpf, kehadiran galeri ini bertujuan untuk menyediakan sebuah platform bagi para seniman untuk berkarya lebih jauh dan menjangkau lebih luas komunitas seni di Asia Tenggara.

Darren Sylvester, ‘Anytime But Now’, 2014, lightjet print, 120 x 160cm.
Dengan keberadaannya di Singapura, Sullivan+Strumpf siap mengadakan serangkaian pameran yang menampilkan karya-karya seniman yang bernaung di dalamnya, dan juga menjalin relasi dengan para seniman lokal serta regional. Ini diawali oleh pameran perdana bertajuk “Arrival”, menyajikan karya-karya pahat, lukisan, fotografi, dan instalasi yang merefleksikan tema-tema seperti identitas, materialitas, konstruksi memori, serta kerapuhan dan sifat lunak dari kondisi manusia.

Richard Lewer
“Arrival” yang berlangsung hingga Juli 2016 ini melibatkan sejumlah seniman, yaitu Tony Albert, Sydney Ball, eX de Medici, Tim Silver, dan Hiromi Tango. Setelahnya, menyusul pameran berikutnya oleh pelukis Sam Leach, pemenang Archibald, Wynne and Sulman Prizes. (HK)

Tim Silver ‘Untitled (Oneirophrenia) #2’ 2015 pure white concrete, marble dust and pigment 38.5 x 24 x 26 cm.

Sam Leach, image credit to artist and Sullivan+Strumpf.

Joanna Lamb, ‘Interior 3b’, 2011, acrylic on canvas, 106 x 140cm.

Karen Black, Sydney Contemporary 2015.
PORADA 2026 COLLECTION: CRAFTING CONTEMPORARY ELEGANCE THROUGH WOOD AND FORM
Porada 2026 Collection embodies a cohesive vision of contemporary living, where material authenticity and sophisticated design exist in perfect harmony.
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read moreMDF ITALIA UNVEILS NEW EXPRESSIONS OF CONTEMPORARY LIVING AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
mdf italia introduces a softer expression of contemporary living at Salone del Mobile.Milano 2026—where warmth, materiality, and quiet elegance take...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

