Milano Design Award 2017
Published by Sugar & Cream, Wednesday 03 May 2017
Fuori salone- Best of the Best
Pesta desain yang baru usai di kota Milan tanggal 9 April lalu tidak akan berkesan tanpa ada bentuk penghargaan atas kreasi dan inovasi dari para pesertanya. Pada edisi ke-7, Milano Design Award telah memilih desainer dan pameran terbaik dari ajang Fuori Salone. Seleksi dilakukan secara ketat oleh tim juri dengan kriteria kreasi paling inovatif dan mampu mempromosikan dialog kreatif antara produk dan penyiapan, merek dan perancang/desainernya.

Milano Design Award 2017
Pameran instalasi LG – SF Senses of the Future karya Tokujin Yoshioka yang berlokasi di Superstudio Piu, Via Tortona 27 terpilih sebagai pameran terbaik tahun ini. Pameran ini mampu mensintesis aspek konseptual, teknologi, narasi dan emosional dalam satu proyek tunggal melalui instalasi bangku yang menyala melalui panel tipis lampu OLED dari LG.

Tokujin Yoshioka (LG) Pameran Terbaik Milano Design Award
Penghargaan disampaikan oleh Cristina Tajani – Anggota Dewan untuk Pengembangan Ekonomi, Fashion dan Desain Dewan Kota Milan – bersama Luca Cipelletti, pemenang edisi 2016.

Giulio Cappellini
Untuk kategori Lifetime Achievement Awards diserahkan ke produsen furniture Cappellini dan desainer Inggris, Tom Dixon. (JW)

Tom Dixon
Daftar Pemenang Lainnya :
Best Concept : May I have your attention, please? | Maarten Baas by Lensvelt
Untuk kedekatan dan teaterikal konsep, yang memungkinkan setiap orang menikmati pengalaman yang seru dan menyenangkan.

Maarten Baas Team
Best Technology : Foundation | Formafantasma, Krizia
Untuk bagaimana penggunaan teknologi yang diterapkan pada produk mampu menciptakan sebuah proyek instalasi yang mengejutkan.

Formafantasma Team
Best Storytelling : Electronics Meets Crafts | Panasonic (GO ON and Panasonic Design & Shuichi Furumi)
Untuk kemampuan menerjemahkan tema pameran dalam sejarah dimana teknologi tersembunyikan dalam kisah tradisi pengrajin

Panasonic Team
Best Engagement by IED : New Spring | COS x Studio Swine
Berkemampuan untuk melibatkan pengunjung dalam pengalaman yang sederhana namun emosional.

COS x Studio Swine Team
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
