Jim Thompson’s new fabrics and wallpapers
Published by Sugar & Cream, Tuesday 22 March 2016
A Journey of Artistry with Jim Thompson’s New Collections
Di tahun 2016, brand terkemuka Jim Thompson mengilustrasikan sebuah perjalanan estetika yang menawan melalui koleksi wallpaper dan home fabric terbarunya yang diluncurkan dalam ajang Paris Déco Off 2016 di Perancis. Koleksi ini merupakan buah kreasi dari Noppadol Ou Baholyodhin, Creative Director untuk Home Furnishings, dan Richard Smith, desainer Inggris untuk No.9 Thompson.

Noppadol Ou Baholyodhin
Untuk koleksi Spring 2016, Noppadol Ou Baholyodhin menggali inspirasi dan bereksplorasi dari arsip-arsip lama Jim Thompson serta koleksi pribadi Royal Palace. Dan terciptalah Bonsai of the Vanities Collection. Jajaran fabric lahir dari simbiosis unik antara Timur dan Barat, menggunakan motif-motif bernuansa Eropa era lampau dengan sentuhan artistik yang tak terbantahkan dari Timur. Terdapat 19 kreasi desain yang seluruhnya mengimplementasikan teknik menenun yang sangat elok, di antaranya adalah Chaparral, Conrad, Cedros, Ariana, dan Hogan.

Sementara koleksi wallpaper The Scarlet Letter menampilkan 14 pola cantik yang terinspirasi oleh seni visual, pahat, dan tekstil dalam koleksi pribadi Jim Thompson, di antaranya adalah Chaparral, Ylang, Sena, dan Aragon.

Richard Smith
Apa yang dipresentasikan Richard Smith melalui dua koleksi home fabric pun patut menuai apresiasi. Koleksi bertajuk Promenade yang menampilkan varian tekstur, terdiri dari lima desain, antara lain Riva, Stitch in Time, dan Shaker Chic. Koleksi lainnya adalah Pageant Fabrics, yang menghimpun inspirasi dari berbagai wilayah Asia, menciptakan limpahan motif memikat serta kontras tak terduga dari skala dan bentuk. Terwujud pada delapan kreasi desain, seperti Pomegranate Tree, Marigold, Harlequin, dan Chinese Panel.

Richard Smith juga melansir Pageant Wallpaper yang merujuk pada Pageant Fabrics. Kombinasikan koleksi wallpaper dan fabric untuk membawa daya pukau ke tingkatan berikutnya. Pageant Wallpaper terdiri dari 10 desain, antara lain Wedding Parade, Dragon Dance, Agra, dan Pavilion. (HK)

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
