ENGELBERTUS EMIL ERIYANTO’S RED CARPET GALA : “CERITA BATIK”
Published by Sugar & Cream, Thursday 13 June 2024
Images courtesy of Engelbertus Emil Eriyanto
Fashion Show Batik 3 E Collection by 26 Designers at InterContinental Pondok Indah
Batik sebagai aset budaya Indonesia semakin melekat dalam kehidupan masyarakat. Upaya pelestarian Batik terus dilakukan oleh berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga, maupun organisasi. Namun, pelaku usaha perorangan juga dapat turut andil dalam melestarikan Batik. Engelbertus Emil Eriyanto, pendiri BATIK 3E, mulai mengangkat kekuatan Batik pada tahun 2016 melalui profesinya sebagai Wedding Organizer. Emil menerima Batik Iwan Tirta motif Gordo 20 tahun lalu dan merasa bangga. Seiring dengan semakin banyaknya orang yang memberinya cenderamata Batik berkualitas, ia pun mulai menyadari pentingnya membeli Batik dibandingkan barang bermerek. Emil meyakini, pelaku usaha perorangan dapat turut andil dalam melestarikan Batik dan makna budayanya.

Emil Eriyanto



Presented by Coulisse | INK
Emil selama delapan tahun mengoleksi Batik premium, membantu para perajin Batik di Pekalongan menjual kain mereka. Koleksinya bertambah, terutama selama pandemi. Usaha Emil membuahkan hasil dengan berdirinya butik bernama BATIK 3E Collection, yang ia beri nama Engelbertus Emil Eriyanto, peluang usaha Batik yang lebih mantap. Kini, ia telah mengantarkan ratusan kain Batik dari pintu ke pintu kepada para pembeli.

Tahun 2024, Emil bersama InterContental Jakarta Pondok Indah menggelar acara akbar untuk merayakan 8 tahun kiprahnya di dunia batik dan ulang tahunnya yang ke-56. Puncak acaranya adalah peragaan busana “CERITA BATIK” menampilkan karya-karya desainer muda dan desainer ternama Indonesia. Seperti, Aan Sukardi, Adrian Gan, Agus Lim, Chossy Latu, Damien Chandra, Danny Satriadi, Didi Budiardjo, Didiet Maulana, Dimas Singgih, Eddy Betty, Ferry Sunarto, Ivan Gunawan, Myrna Myura, Priyo Oktaviano, Rinaldy A. Yunardi, Rusly Tjohnardi, SAS Designs, Sebastian Gunawan, Soko Wiyanto, Studio BOH, Vera Anggraini, Yefta Gunawan, dan Yogie Pratama. Serta menyuguhkan karya-karya unggulan Maestro Batik Indonesia saat ini, Harto, Nurcahyo, dan Syamsul Huda. Emil berharap acara ini dapat meningkatkan kepercayaan diri terhadap batik Indonesia dan menciptakan peluang usaha bagi generasi muda, baik desainer, produsen, maupun pelaku usaha perorangan.

A WORLD OF TEXTURES, A PLAYGROUND OF IDEAS
From distinctive textures to unexpected material pairings, Bellaquattro Experience Center in South Jakarta invites visitors to discover fresh perspectives...
read moreLIVING DIVANI 2026 NOVELTIES EXPLORE THE ART OF SHAPING SPACE
Living Divani's 2026 novelties explore the relationship between architectural form, everyday comfort, and contemporary living.
read morePAOLA LENTI PRESENTS “DIALOGHI” AT MILANO DESIGN WEEK 2026
At Milano Design Week 2026, Paola Lenti’s Dialoghi explores a continuous dialogue between colour, material, and space.
read moreBEL ÉTAGE AT THE ST. REGIS JAKARTA: A WEEKEND OF EXTRAORDINARY INDULGENCE
Bel Étage at The St. Regis Jakarta unveils a new chapter of its signature brunch, pairing a redesigned carving station with interactive tableside...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
