presented by

NATUZZI ITALIA IN PREVIEW AT MILAN DESIGN WEEK 2022

SHARE THIS
1.79K

Published by Sugar & Cream, Monday 06 June 2022

Images courtesy of Natuzzi Italia

The Circle of Harmony –  Second Life (Part 1)

Refleksi tema keberlanjutan dengan koleksi baru ini, diterjemahkan oleh Studio Marcantonio dan Marcel Wanders Studio di showroom baru Milan, yang diubah secara radikal oleh Fabio Novembre, dan instalasi puitis oleh Marcantonio di halaman Palazzo Durini Caproni di Taliedo.

NEW COLLECTION
Natuzzi Italia Showroom – via Durini 24, Milan
6 Juni 2022 : Press day, 10.00 am – 8.00 pm
7 – 12 Juni 2022, 10.00 am – 8.30 pm

Bersamaan dengan Milan Design Week 2022, Natuzzi Italia, jenama desain Italia yang menyatukan panggilan internasional pada pencinta desain dengan identitas Mediterania mendalam, mempersembahkan koleksi baru The Circle of Harmony – Second Life, di bawah arahan kreatif Pasquale Junior Natuzzi, berkolaborasi dengan desainer seni Italia, Marcantonio dengan Terra Pouf serta studio Belanda, Marcel Wanders Studio dengan Adam Sofa.

Marcantonio

Flagship store via Durini, direnovasi total oleh Fabio Novembre dan studionya melalui proyek arsitektur demi merayakan budaya dan suasana Puglia, akan berfungsi sebagai tempat di mana pengunjung dapat menemukan – dari  6 hingga 12 Juni 2022 – produk baru, serta pilihan khusus potongan ikonis jenama dalam versi baru, diperkaya dengan koleksi pelapis ramah lingkungan baru, 100% berkelanjutan.

Marcel Wanders Studio

Second Life menjadi koleksi konsep baru dalam The Circle of Harmony, proyek yang lahir tahun 2019 untuk membangun ruang ideal yang mengakomodasi berbagai interpretasi kreatif dari DNA Natuzzi Italia. Mengikuti refleksi masa depan yang diluncurkan oleh dua koleksi terakhir The Circle of Harmony (2020) dan The Circle of Harmony – Live the Transition (2021), di edisi Second Life, Natuzzi Italia merefleksikan lebih jauh konsep keberlanjutan dalam arti seluas mungkin. The Circle of Harmony – Second Life dengan demikian mewakili bab ketiga dalam narasi ini, sebuah refleksi mengenai tema dengan implikasi modern yang serius: bagaimana mengarahkan produksi perabot ke tingkat keberlanjutan yang secara konsisten lebih koheren dan definitif.


Presented by Melandas Indonesia

Terra Pouf by Marcantonio
Marcantonio, dalam kolaborasi keduanya dengan Natuzzi Italia, ditantang untuk merancang pouf: bagian pelapis yang halus, statement piece yang mewakili sintesis filosofi desain Natuzzi baru yang dibawa oleh Second Life dan berdasarkan kebutuhan untuk mempertimbangkan kembali dunia furnitur dengan kesadaran yang lebih besar, juga pertimbangan dari materi, proses, dan konteks. Hasilnya adalah Terra (Bumi), sebuah proyek yang dirancang untuk memiliki dampak lingkungan nol, bentuk chamfered, garis bulat, dan kelembutan membangkitkan bentuk zaitun di tanah merah Puglia. Ujung kursi dan sandaran dihubungkan oleh tali ringan yang menciptakan lingkaran tak terduga dan mendasari keseluruhan proyek.

Terra Pouf by Marcantonio

Inti bagian dalam produk ini tanpa struktur dan rangka, terbuat dari polistirena daur ulang, dianggap sebagai salah satu bahan yang paling dapat didaur ulang dan melingkar; pelapis tersedia dalam rangkaian Water –  kain berkelanjutan yang dihasilkan dari kolaborasi dengan studio inovasi tekstil Belanda, BYBORRE – dan dalam koleksi serat ramah lingkungan baru yang dipersembahkan oleh Natuzzi di Milan Design Week 2022, yang karakter utamanya adalah Gaia dan Origami.

Terra Pouf by Marcantonio

Marcantonio berfokus pada hubungan antara manusia dan alam, yang mencirikan semua karyanya, lalu dimanifestasikan dalam ‘kemunduran’ baru yang meluas ke berbagai fase dalam produksi perabot.

Adam Sofa by Marcel Wanders Studio
Studio Marcel Wanders, pada kolaborasi keempatnya dengan Natuzzi Italia, menghadirkan koleksi terbaru, Adam Sofa, yang lahir dari keinginan untuk mengintegrasikan bahan berkelanjutan dengan desain abadi yang terinspirasi oleh Puglia, wilayah yang mewakili akar jenama dan melambangkan khas Mediterania.

Adam Sofa by Marcel Wanders Studio

Untuk menciptakan Adam Sofa, Marcel Wanders Studio telah melakukan perjalanan signifikan dalam sejarah dan gaya khas jenama. Hasilnya adalah sofa dengan gaya kasual modern yang menjadikan kenyamanan visual dan sensorik sebagai karakteristiknya. Adam menjadi reinterpretasi dari gaya Natuzzi, serta pola dasar untuk sofa masa depan, furnitur yang mendapat “kehidupan kedua (second life)” karena mampu bertahan dari waktu ke waktu. Nama Adam adalah referensi eksplisit untuk ide sentral arketipe: contoh pendekatan baru untuk gaya dan kenyamanan untuk Natuzzi Italia. Base kayu memberikan sofa tampilan buatan tangan yang alami. Sedangkan kursi besar dan bantal sandaran, dengan garis-garis bulat lembut, dilapisi dengan Ecolympha by Olmo polyurethane dibuat eksklusif dari bahan alami dan biokompatibel. Kenyamanan dielevasi dengan serangkaian mekanisme manual yang memungkinkan untuk menyesuaikan posisi dan sudut sandaran tangan dan sandaran kepala.

Adam Sofa by Marcel Wanders Studio

Konsep Second Life juga diekspresikan dalam koleksi baru penutup berkelanjutan yang dihadirkan oleh Natuzzi Italia. Menyusul peluncuran 2020 kolaborasi dengan studio inovasi tekstil Belanda, BYBORRE, yang memunculkan koleksi kain Water – dibuat dengan benang yang menggabungkan wol kualitas tertinggi dengan PES daur ulang –  jenama menghadirkan serangkaian serat yang dirancang untuk mencapai efek positif maksimum pada lingkungan dan manusia: Gaia dan Origami. (DB)

 

Interni Cipta SelarasInterni Cipta SelarasInterni Cipta SelarasCoulisse | INKCoulisse | INKCoulisse | INKZipblind & VF