presented by

JANICE TJIOE ATELIER: WHERE DESIGN FEELS LIKE HOME

SHARE THIS
76

Published by Sugar & Cream, Friday 13 February 2026

Images courtesy of Janice Tjioe

A Creative Space for Craft, Living, and Sensory Experience

Di tengah dinamika Kemang, sebuah “rumah” dua lantai hadir dengan ketenangan yang berbeda. Janice Tjioe Atelier perlahan memperkenalkan dirinya—bukan sekadar ruang pamer, melainkan showcase personal dan hidup, dengan detail yang berbicara pelan dan komposisi tertata presisi.

Atelier ini mencerminkan perjalanan Janice Tjioe sejak mendirikan studionya pada 2017. Dikenal lewat keseimbangan estetika dan kenyamanan, ia menghadirkan interior dengan layering tekstur kaya, palet warna hangat, dan proporsi ruang yang terukur. Setiap sudut terasa lived-in namun tetap polished—elegan secara alami tanpa berusaha mencolok.

Mulai menyambut tamu pada awal Februari 2026, showroom dan studio menyatu dalam alur organik di Jalan Kemang Timur No. 60, Jakarta Selatan. Lantai dasar menampilkan koleksi dan kolaborasi dalam setting menyerupai hunian refined, sementara lantai atas menjadi pusat proses kreatif—menjaga ide dan realisasi tetap selaras.


Presented by Magran Living

Beberapa elemen memperkuat karakter ruang. HAAS hadir selektif lewat barstool berdesain tegas namun understated, fungsional sekaligus sculptural. Momen ini juga menandai kembali Jean & Hahn Home, jenama home & living yang memperluas pengalaman desain ke ranah sensorial. Melalui home diffuser dan perfumed candles, ruang tidak hanya berbicara lewat visual, tetapi juga melalui aroma—membangun suasana yang perlahan terasa lebih personal dan intim. Pendekatan tersebut terasa konsisten, termasuk dalam kurasi Jean & Hahn Home yang berakar pada detail, tekstur, dan pengalaman ruang yang menyeluruh.

“Kami ingin menghadirkan kualitas craftsmanship dalam konteks affordable luxury,” ujar Janice Tjioe.

Atelier ini juga menghadirkan dialog kreatif melalui sejumlah kolaborasi, di antaranya bersama Maison Sava by Alphabirama, serta penempatan elemen dari Maradi dan kolaborasi bersama Grandome di area living room. Setiap jenama ditempatkan bukan sebagai highlight terpisah, melainkan sebagai bagian dari komposisi yang utuh—membangun atmosfer yang refined, hangat, dan selaras.

Di sini, pengunjung tidak sekadar melihat koleksi; mereka merasakan ruang yang hidup dan hangat. Furnitur, tekstur, dan elemen desain tersusun sedemikian rupa sehingga berjalan melalui atelier seperti memasuki rumah yang sudah lama dihuni. Setiap detail, dari palet warna hangat hingga material organik, menghadirkan nuansa nyaman dan natural, sementara aroma diffuser dan lilin dari Jean & Hahn Home menambah dimensi sensorik yang membuat pengalaman lebih intimate.

Lebih dari sekadar atelier, “rumah” ini terasa lebih dari sekadar showroom—ia menjadi dialog antara ide, kreativitas, dan cara seseorang berinteraksi dengan desain, mengundang pengunjung untuk benar-benar menyelami atmosfer dan ritme hidup di dalamnya.

Magran LivingInterni Cipta SelarasCoulisse | INK