presented by

CASA ITALÍA UNVEILS THREE NEW OUTLOOK IN NEW SHOWROOM

SHARE THIS
2.87K

Published by Sugar & Cream, Monday 20 March 2023

Images courtesy of Casa Italía

Introducing The Next Generation of Luxury Living

The desire for a luxurious yet comfortable lifestyle is pushing a rise in requests for interior designs that include high-quality furniture. Dan, Casa Italía menjawab semua itu. Jenama ternama asal Italia ini membuka concept showroom terbarunya di Unit I-J, Jalan Kemang Raya No.80, Jakarta Selatan. Casa Italía membawa produk-produk bernuansa minimalis kontemporer mewah, melalui tiga jenama ternama yakni Gamma, Bonaldo, dan juga Lago.


Sejak 1995, ketiga jemana yang telah dikenal pasar Indonesia ini menjadi bagian dari Luxury Asia Living Group yang berada di Jakarta Design Center di Slipi, Jakarta. Casa Italía sendiri sebelumnya dikenal sebagai Luxury Itali. Dengan mengganti namanya menjadi Casa Italía diharapkan mampu menawarkan ekspresi desain baru yang menjawab gaya hidup masa kini serta merangkul generasi baru dengan selera juga kebutuhan berbeda. Pada Maret 2023, Casa Italía menunjukkan eksistensinya melalui tiga jenama furnitur premium Italia, dengan rangkaian koleksi yang berkembang dan menjawab tren furnitur, warna, dan material terkini.

Di sinilah Casa Italía memilih strategi unik untuk membangun relasi dan korelasi yang kuat dengan gaya hidup generasi muda Indonesia. Di bawah arahan Direktur Kreatif, Claudia Apriliana, memilih berkolaborasi dengan tiga desainer interior dalam menata koleksi furnitur pada setiap lantai showroom Casa Italía, Kemang. Bangunan tiga lantai ini merupakan hasil karya arsitek Yanto Effendi dari firma Modern Space.

Yanto Effendi (MODERNSPACE), Hans Susantio (Vin.Da.Te), Eko Priharseno (Aedi Interior), Kelvin Thengono (K-thengono)

“Desain furnitur Italia memang telah dikenal dunia secara internasional, tetapi berkolaborasi dengan desainer Indonesia akan lebih memberikan konteks dan visualisasi yang tepat bagi gaya hidup konsumen di Indonesia. Kedepannya Casa Italía akan menghadirkan jenama furnitur yang memiliki sinergi dalam semangat dan nilai prinsip yang mengedepankan pengalaman penguna untuk terus bisa menyuguhkan tampilan baru yang selalu menggugah dan baru,” jelas Claudia Apriliana.

Claudia Apriliana


Presented by Som Santoso

Dengan benang merah di setiap lantai yang merepresentasikan “Made in Italy”, Anda akan melihat semua lantai memberikan pengalaman rasa dan visual yang berbeda. Tidak hanya di dalamnya, wajah bangunan Casa Italía, terlihat ikonis yang menonjolkan melalui detail desain sengan mengolah ekspresi negatif-positif dari bentuk kotak (bangunan).

Dario Guerrieri (Export Area Manager), Claudia Apriliana (Creative Director), Alessandro Ceccon (Head of sales & board) member

Pada lantai bawah yang ditata oleh Hans Susantio dari Vindate bersama Claudia Apriliana,  dengan eksplorasi beberapa zona ruang melalui koleksi Gamma dengan komposisi interior yang cukup padat. Hasil akhirnya detail visual terlihat menonjol dalam tata warna dari alam demi nuansa hangat dan juga intimate.

Dario Guerrier, Claudia Apriliana, Alessandro Ceccon

Lantai kedua, dengan koleksi Bonaldo, Eko Priharseno dari AEDI Design memilih panel-panel kayu dan bidang-bidang natural untuk bisa menghadirkan karakter yang mengedepankan material dan kesederhanaan bentuk. Tampilan rangkaian Bonaldo berwarna kuning keemasan menjadi aksentuasi apik sehingga tatanan interior di lantai ini kaya ekspresi.

Desainer Kelvin Thengono dan Nadia Lee dari K–Thengono memilih dan memadukan koleksi Lago dengan latar belakang material minimalis, beton, kayu, dan metal tertekstur kasar agar menonjolkan ekspresi produk yang kontemporer.  Anda akan menemukan suasana di lantai tiga begitu dihadirkan dengan edgy dalam mengisi ruang dan berkesan ringan, karena Lago merupakan koleksi modular dan material ice glass yang menjadi signature look.

Arsitektur dan interior pada showroom ini saling mendukung dan mengisi, sehingga Casa Italía bisa menyuguhkan beragam sudut pandang untuk mengisi ruang-ruang dalam gaya hidup masa kini.

Coulisse | INKZipblind & VF