A beautiful life deserves a beautiful home
presented by

A Tropical House by Stanley Savio

4.90K

Text by Sylviana Hamdani, Photography by Fernando Gomulya.


Tuesday 11 February 2020

Vila Asri di Jantung Ibukota

Kawasan Senayan di selatan Kota Jakarta adalah area bisnis dan pemukiman yang premium. Oleh karena itu, harga tanah di wilayah ini terbilang sangat tinggi, mengingat letaknya yang strategis di pusat ibukota dan langkanya lahan kosong. Namun demikian, minat untuk tinggal di kawasan ini tidak pernah surut dari tahun ke tahun.

Bagi para pebisnis, kawasan ini menjadi pilihan utama karena letaknya yang mudah menjangkau berbagai pusat aktivitas penting di Jakarta. Salah seorang pebisnis kemudian menjatuhkan pilihannya pada lahan seluas 450 meter persegi yang hanya sepelemparan batu dari beberapa mall ternama di wilayah ini. Untuk rancang bangun dan interiornya, pebisnis ini mempercayakan pada Gappetto, firma arsitektur dan desain interior yang didirikan dan dikelola oleh Stanley Savio.

“Permintaan khusus dari pemilik adalah memaksimalkan pemakaian lahan yang ada,” kata Stanley Savio. “Semuanya agar bisa dipakai sebagai ruangan.”

Selain itu, tentunya sebuah rumah harus nyaman bagi keseharian penghuninya, juga memperhatikan aspek kesehatan dan estetika ruang.

Pembangunan rumah dilakukan sejak akhir tahun 2014 hingga awal tahun 2018.

Fasad rumah yang bergaya modern tropical dengan dominasi warna putih dan abu-abu ini memberi kesan maskulin yang sangat kuat.

Halaman depannya dihiasi sepasang pohon dan berbagai tanaman perdu yang meneduhkan. Tanaman rambat berdaun elips tampak menjalari pagar rumah hingga terkesan asri.

Hunian yang menghadap ke arah utara ini terdiri dari tiga lantai. Lantai dasar diperuntukkan bagi garasi, studio yoga, gym, kamar-kamar pembantu dan gudang.

Dari halaman luar, terdapat sebuah tangga granit menuju lantai satu. Memasuki foyer, tamu-tamu langsung disambut dengan lukisan-lukisan besar bergaya modern kontemporer.

“Lukisan-lukisan ini merupakan koleksi pribadi pemilik rumah,” ujar Stanley.

Di belakang foyer terdapat formal living room di mana pemilik rumah biasanya menerima tamu-tamu penting. Ruangan ini terasa sangat luas dan nyaman, dilengkapi sofa dan kursi-kursi berlengan bernuansa beige dan cokelat. Dengan dibatasi pintu dan jendela-jendela kaca, ruangan ini menikmati limpahan cahaya matahari langsung dari areal vertical garden di depannya.

Keberadaan vertical garden di rumah ini adalah juga suatu upaya untuk memaksimalkan penggunaan setiap sudut ruang. Dengan vertical garden, pemilik rumah tetap dapat menikmati keindahan taman dan sirkulasi udara segar tanpa perlu menyediakan lahan yang terlalu luas.

“Namun perlu diingat bahwa maintenance untuk vertical garden tidak mudah,” ujar Stanley. “(Vertical garden) lebih intensif perawatannya.”

Formal dining room terdapat tepat di sebelah formal living room, dengan hanya dibatasi pintu kaca beraksen putih transparan. Ruangan ini tidak terlalu besar, namun sangat elegan. Di tengahnya terdapat meja marmer bundar, yang dikelilingi enam kursi bergaya Oriental. Sinar matahari mencurahi ruangan ini dari skylight yang berada di atasnya. Selain itu, tepat di atas meja makan, terdapat juga sebuah chandelier dengan untaian-untaian kristal indah.

Lantai dua rumah ini dikhususkan untuk keluarga pemilik rumah dan sahabat-sahabat dekatnya.

“Zoning konsep arsitekturnya makin ke atas makin privat,” tambah Stanley.


Presented by Som Santoso

Keseluruhan ruangan di lantai dua rumah ini didesain dengan gaya vila tropis. Tujuannya, antara lain, agar keluarga merasa rileks dan nyaman saat berada di rumah, serta bisa melupakan sejenak hiruk pikuk kota Jakarta.

Di lantai dua, terdapat sebuah ruang keluarga yang dilengkapi dengan fasilitas home entertainment terkini. Ruangan ini berbatasan langsung dengan family dining room dan modern kitchen tanpa adanya sekat.

Konsep open space seperti ini kini tengah banyak digemari masyarakat modern karena, selain menghemat lahan, konsep ini juga membuahkan keakraban di antara anggota keluarga.

Keseluruhan ruangan utama di lantai dua ini menghadap langsung ke kolam renang outdoor berukuran 9.5 x 3.5 meter yang juga dinaungi vertical garden pada salah satu dindingnya. Dek kayu di samping kolam renang digunakan sebagai ruang duduk-duduk santai yang dilengkapi sofa dan bangku-bangku yang terbuat dari rotan. Pada sore hari, anggota keluarga bisa bercengkrama bersama di sini sambil menikmati udara segar dan pemandangan apik kolam renang dan taman.

Terdapat tiga kamar tidur utama di dalam rumah ini. Masing-masing dilengkapi dengan kamar mandi berdinding kaca transparan. Kamar-kamar mandi ini juga mendapatkan hembusan udara segar dan sinar matahari langsung dari jendela-jendela kaca yang menghadap ke area void vertical garden.

“Saya memang memaksimalkan fresh air dan direct sunlight di hampir setiap ruangan agar rumah lebih sehat dan sirkulasi udaranya lebih baik,” kata Stanley.

Firma Gappetto berdiri sejak awal tahun 2014. Di kantornya di Menteng, Jakarta Pusat, Stanley banyak merancang desain arsitektur dan interior untuk rumah-rumah tinggal dan hotel.

Ke depannya, firma ini juga akan merambah ke bangunan-bangunan komersial lainnya, seperti gedung perkantoran dan restaurant.

Informasi Tambahan:
Main Contractor: Djoko Santoso

Kitchen / Pantry : Som Santoso Kitchen Solutions
Wall Paneling: Savana Furniture
Parquet: Dante il Parquet
Cabinet: Pusaka Sinar Intan
Credenza: Extrude Interior
Curtain & Blind – New Sanggar Indah & Alco Sarijaya
Dimmer System : Luttron by Assati
Lighting : SFlighting
Armchair in Master Bedroom: Poltrona FrauAmbiente
UPV Frame : Frame FEGA
Structure Engineer : Griffin Valentinus