A beautiful life deserves a beautiful home

Once Upon A Time

2.16K

Text by Ruben William, Photography by Thomas Elliott & Indra Koesnadi.


Friday 30 October 2015

Luks, whimsy, dan romantis. Kepiawaian menyadur desain bangunan lawas ala Eropa dan menyuntikkan kesan masa kini lewat pilihan warna pastel dan elemen desain mutakhir, ditunjukan oleh Thomas Elliott pada hunian ini.

Menyatukan banyak gagasan dan mengakomodir variasi selera merupakan tantangan yang diterima Thomas Elliott ketika mengerjakan kediaman ini. Dirancang untuk pasangan dengan tiga orang anak lelaki berusia dewasa, desain kali ini pun mengandalkan kesan anggun dan timeless yang kuat. “Beberapa ruangan di rumah ini sangat jauh berbeda dengan tema keseluruhan rumah yang diminta sang istri,” Thomas Elliott menjelaskan.

Keinginan sang pemilik agar sebuah pohon besar yang ada terlihat dari beberapa sisi di dalam rumah, membuat pohon yang berada di bagian belakang rumah tersebut menjadi poros hunian. Jendela dan langit-langit rumah yang didesain tinggi menjulang memastikan pencahayaan alami diterima oleh hampir setiap area di dalam rumah. Kesan lapang dan luas didapat berkat aplikasi warna putih pada tembok dan jarak ceiling yang tinggi. Salah satu ruangan yang spesial adalah dining area yang mendapatkan perhatian khusus dari Tom Elliott. Dominasi warna navy blue dipilih sebagai skema warna utama pada berbagai elemen di ruangan tersebut. Terinspirasi dari pengalaman sang pemilik yang sempat tinggal beberapa tahun di Brazil dan terpengaruh budaya Portugal.

Produk furnitur yang beragam, baik yang diimpor langsung dari Amerika maupun koleksi antik si pemilik rumah, Thomas Elliott memasukkan banyak instrumen yang menunjang kesatuan desain dari hunian tersebut. Salah satunya ialah lift yang menyerupai bentuk khas di bangunan Eropa klasik.