Tiarama – A Young Illustrator from Indonesia

SHARE THIS
4.02K

Published by Sugar & Cream, Friday 05 January 2018

Text by Auliya Putri, Images Courtesy of Tiarama

When She Dreams It, She’ll Do It With A Goal

Setiap tahun dalam rangka festive season Sugar&Cream berupaya untuk bekerja sama dengan bakat-bakat muda untuk menuangkan kreatifnya berupa ekspresi Season’s Greetings atau lainnya. Ekspresi visual tersebut selanjutnya menjadi bagian dari ekspresi publik pada tampilan di laman www.sugarandcream.co.

Berikut interview khusus dengan Tiarama :
1
Dan untuk Season’s greetings tahun 2017, S&C bekerjasama dengan ilustrator muda berbakat Indonesia, Tiarama. Kesenangannya akan dunia animasi membawanya untuk memasuki dunia ilustrasi dan menjadikannya salah satu ilustrator berbakat. Pada ajang Jakarta Fashion Week SS 2018, ilustrator ini berkolaborasi dengan desainer fashion Tities Sapoetra. Maraknya peragaan busana tersebut, terlihat menyolok Syareefa Danish mengenakan jacket panjang bermotif illustrasi karya Tiarama. Ini merupakan highlight prestasi dirinya di 2017.
2
Ceritakan mengenai konsep unik yang dituangkan untuk S&C ini?
Untuk konsep sendiri saya memikirkan para perempuan dengan gayanya yang mewah, memakai baju haute couture yang gemerlap, merayakan Natal yang glamor dengan suasana yang luxury. Inspirasi juga saya dapat dari video salah satu majalah fashion yang judulnya “Can You Wear Couture in Real Life?”. Dari situ saya berpikir sepertinya menarik bila saya membuatnya dalam versi saya sendiri.
4
Pada Jakarta Fashion Week 2018 Anda berkolaborasi dengan Tities Sapoetra dalam koleksi “Buen Alma”. Bagaimana ceritanya?
Sesungguhnya, saya tidak ada kepikiran untuk terjun ke dunia fashion. Tapi Atreyu, salah satu pembimbing saya, mendorong saya untuk ikut dalam proyek ini. Karena awalnya saya menyapa Tities Sapoetra lewat Instagram dan ternyata Tities merespon dengan mengajak saya berkolaborasi setelah Ia tertarik dengan karya saya. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat proyek yang bisa dibilang besar ini. Karya kolaborasi ini merupakan karya yang membuat diri saya menjadi lebih berani untuk mencoba hal baru, impian yang lebih besar dari impian saya sebelumnya.
6
Setelah sukses berkolaborasi dengan Tities Sapoetra, ada keinginan untuk terjun ke dunia ilustrasi fashion?
Sangat ada. Saya memang sudah tertarik sejak lama dengan dunia ini, tapi masih merasa belum ada panggilan untuk benar-benar masuk. Dari kesempatan ini saya yakin untuk fokus dan menikmatinya. Idola saya, Laura Laine, juga merupakan ilustrator fashion yang sudah handal. Karya-karyanya yang sangat emosional mendorong saya untuk terus giat dalam menekuni ilutrasi fashion ini.
3
Cita-cita Anda?
Cita – cita saya ingin sekali menjadi salah satu ilustrator yang berpengaruh di dunia fashion. Juga keinginan untuk berkerja sama dengan label-label internasional misalnya saja DiorChanelDolce&GabbanaBalmain atau Bulgari.
5
Seluruh karya kamu masih menggambar secara manual, spidol dan kertas. Apakah ada keingingan untuk masuk ke digital?
Menurut saya, menggambar manual membuat lebih mudah mengekspresikan diri juga lebih memberikan perasaan pada karya saya. Soal pindah ke digital atau tidak, sampai sekarang masih belum ada ketertarikan tapi mungkin dikemudian hari saya akan mencobanya.
8
Kesibukan Anda saat ini?
Saya sedang dalam masa persiapan menjalankan pameran Mixed Feelings 03 yang saya lakukan bersama seniman lain di komunitas Atreyu Moniaga Project yang akan diadakan bulan April mendatang.
9

Rug House