Archea by Pinto Paris

SHARE THIS
1.21K

Published by Sugar & Cream, Friday 06 November 2015

The Force of Nature

Pinto Paris merilis koleksi terbaru, Archea, pada September 2015. Setiap produknya menonjolkan kekuatan alam yang merepresentasikan visi peradaban, keahlian teknis, desain dan arsitektur, serta cita rasa Paris kontemporer. Ragam material istimewa seperti batu, jerami, kayu, dan metal, memberikan kontribusi untuk menghembuskan atmosfer dekorasi yang impresif. Keterangan lebih lanjut untuk produk Alberto Pinto, bisa didapatkan di Bika Living, Jakarta.

Mirage
Screen berikut lukisan dipresentasikan dalam wujud tiga lempeng freestanding dari emas dengan tiga ketinggian berbeda. Untuk penataannya, dapat disatukan atau diletakkan secara terpisah. Produk ini dipernis dengan warna midnight blue, cypress green, dan garancine red.

065

Dunes
Buffet menyerupai monolith dengan material kayu walnut pilihan. Sejumlah garis blond straw marquetry tampak seperti sebuah lansekap bukit pasir. Kuningan dan perunggu memberikan sentuhan tersendiri, membubuhkan bentuk-bentuk yang menyerupai kerang laut, tanduk, dan benda pembawa keberuntungan yang terdampar di pasir.

dunes

Hadriana
Basis dari coffee table bergaya arsitektural ini adalah solid turned walnut. Kaki-kakinya saling bertautan satu sama lain, menciptakan bentuk cardinal door. Urat kayu mempercantik lekukan-lekukan sederhana dari sebuah struktur yang mendukung keindahan elemen natural lainnya, yaitu cakram marmer dengan sapuan warna jade dan deep green.

hardriana

Onde
Produk ini memiliki basis berbentuk menyerupai sangkar dengan material baja yang bertekstur. Bagian tabletop yang dibentuk seperti sayap pesawat terbang, menggunakan bilah-bilah kayu oak yang menyuguhkan pola kubus.

onde

Mikado
Empat pilar slender oak dengan black lacquer menyokong tabletop. Game table ini menghadirkan bingkai black lacquer dengan sejumlah tray kecil dari perunggu pada keempat sudutnya serta sebuah laci yang terintegrasi.

mikado

Satis
Dua struktur dari tanduk rusa mengadaptasi bentuk headdress kerajaan yang terbalik, menyangga tabletop dari red onyx. Melalui perpaduan teknik knotting, braiding, dan cording, perunggu disematkan ke dalam dua struktur tersebut. Sebuah console table yang berpendar layaknya benda museum dalam interior ruang.

satis