Paviliun Indonesia in Venice Architecture Biennale 2018

SHARE THIS
2.67K

Published by Sugar & Cream, Tuesday 26 September 2017

Text by Auliya Putri

Supported by BEKRAF And Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI)

Indonesia akan membawa sebuah paviliun megah di ajang arsitektur terbesar Venice Architecture Biennale 2018 yang dilaksanakan pada 26 Mei – 25 November 2018. Didukung penuh oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Paviliun Indonesia ini diharapkan bisa mengekspresikan keindahan Nusantara dari segi arsitekturnya. Dengan melihat respon positif yang didapat dari keterlibatan Indonesia pada Venice Architecture Biennale 2016 lalu, BEKRAF yakin bahwa dalam edisi ini akan membawa dampak menjajikan bagi sektor arsitektur di Indonesia.
2
BEKRAF mengajak Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk bersama mewujudkan karya arsitektur dalam event tersebut. Sampai saat ini, proyek Paviliun Indonesai masih dalam tahap pendaftaran calon kurator yang ditutup pada 30 September 2017. Kesempatan ini terbuka bagi seluruh warga Indonesia dan bisa langsung di akses pada website IAI di www.iai.or.id. Wakil Kepala BEKRAF Ricky Joseph Pesik memberi pesan untuk para kurator terpilih bisa menunjukan wajah sesungguhnya dari arsitektur Indonesia. Juga bisa menampilkan solusi yang baik agar Paviliun Indonesia bisa mendapat sebuah penghargaan dari festival bergengsi ini.

Icad 2017