FLEXFORM MOOD 2018: A STYLISTIC TRANSFORMATION

SHARE THIS
2.83K

Published by Sugar & Cream, Saturday 18 August 2018

Text by Anggita D.S, images courtesy of Flexform

Modernism and Transformation

Koleksi Flexform Mood terbaru tampaknya terinspirasi oleh modernisme dan transformasi gaya yang tercetus di dunia desain. Pendekatan geometri rasional yang dipengaruhi arsitektur digabungkan dengan pencarian untuk mengumpulkan bahan yang tepat seperti kayu premium, kelereng mewah, dan penyelesaian lak dalam warna-warna canggih seperti China Blue. Desain dan fisik taktil yang dihasilkan dari bahan-bahan tersebut dipercayakan kepada para pengrajin dengan keahlian yang tertanam dalam tradisi pembuatan kabinet khas Lombard, Italia Utara. Penuh dengan pesona inovatif dan detail yang indah, koleksi baru ini memungkinkan penciptaan dekorasi interior yang mencakup rasa dan radiasi yang halus dengan keintiman khas gaya Flexform Mood.

Flexform dan Flexform Mood tersedia secara resmi melalui Prodotti Indonesia, Jakarta.

The Mood Space jelas menunjukkan arah baru yang berani yang diambil Flexform Mood sejak Stefano Gaggero dinobatkan sebagai Art Director tahun lalu. Jika arahan gayanya terus berkisar dari retro ke Art Deco, maka modernisme Eropa adalah sumber inspirasi untuk koleksi baru dan pementasan ruang pameran. Seiring dengan pengenalan bentuk geometris, ada jejak dekoratif yang lebih formal. Kali ini, Stefano Gaggero menciptakan kembali sebuah “boîte” (kotak) yang indah dengan dinding dan langit-langit yang dibalut kayu ebony dan lantai dengan travertine. Pengaturan ini menyoroti keserbagunaan koleksi yang menakjubkan dan kejeniusannya untuk menghadirkan gaya dan keanggunan baik untuk pengaturan domestik maupun perhotelan, seperti lobi, lounge, dan restoran.

Lucien Daybed

LUCIEN sofa, Stefano Gaggero design
Garis-garisnya yang bersih, yang merupakan dasar arsitektur modern, tidak mengurangi daya tarik dekoratifnya yang kuat. Motif berlipit halus pada bantalan kursi adalah hiasan grafis yang secara visual menceritakan bagaimana setiap detail ditelusuri kembali ke kerajinan yang dirancang khusus untuk ditemukan di semua elemen tempat duduk dalam koleksi Mood.

Lucien Sofa

Banyak bantal opsional tidak hanya memberikan dukungan yang lebih nyaman, tapi juga menambahkan gaya dekoratif yang halus berkat banyak kombinasi dari bahan kainnya.

JOSEF table, Samuel Accoceberry design
Meja JOSEF merupakan perwujudan dari tradisi Eropa yang khas dengan bentuk meja refectory, tapi didefinisikan ulang dengan getaran kontemporer dan dekoratif. Basis kayu adalah ciri khas kepribadiannya, membedakannya dari yang lain dengan detail faceting unik, terkadang berbentuk segitiga dan terkadang persegi.

Josef Table

BENJAMIN writing desk, Samuel Accoceberry design
Dirancang untuk melengkapi kantor rumah dengan nuansa anggun, Benjamin adalah meja yang berfungsi dengan mulus sebagai meja. Konstruksi arsitekturalnya terlihat jelas dalam tumpang tindih bentuk yang ramping, terdefinisi dengan baik dan memuat kombinasi material yang menarik. Basis dan atasannya memiliki lapisan pernis mengkilap dalam berbagai warna canggih seperti China Blue, sedangkan bagian dalam pangkalan dilapisi marmer mewah, dalam ragam yang termasuk dalam koleksi Mood.

Benjamin Writing Table

Meja Benjamin dapat dikombinasikan dengan laci berukuran besar yang nyaman berlapis lacquer mengkilap, agar sesuai dengan bagian atasnya.

BIARRITZ bed, Samuel Accoceberry design
Tempat tidur Biarritz memiliki headboard megah yang memperlihatkan jenis jahitan dan pengerjaan rumit khas Flexform Mood. Basis tempat tidur Biarritz adalah landasan platform bermotif besar-besaran sementara sandaran kepala dibentuk dari tiga panel silinder berengsel yang dilapisi kain dengan detail bar logam elegan yang menutup bagian atas dan bawah. Headboard-nya sendiri memiliki full finishing, bahkan di bagian belakangnya. Karena itulah, ia dapat ditempatkan di mana saja, bahkan di tengah ruangan, untuk menciptakan sudut modern.

Biarritz Bed

Rug House