Federica Biasi’s Collaboration

SHARE THIS
2.57K

Published by Sugar & Cream, Friday 27 July 2018

Text by Annisa Zahra, Images courtesy of Federica Biasi and the respective brands

Salone del Mobile 2018 & Milano Design Week 2018

Desainer Federica Biasi dari Italia berdomisili di Milan memperkenalkan kreasi terbarunya termasuk kolaborasi dengan Gallotti & Radice, My Home Collection, Mingardo dan lainnya di ajang akbar Salone del Mobile dan Milano Design Week 2018 bulan April lalu di Milan.

Mingardo’s new Products- Art Direction Federica Biasi

Dengan Galloti & Radice, dia meluncurkan lampu Jolie, serangkaian lampu yang terinspirasi oleh lentera Thailand yang terbuat dari kuningan dan kaca yang ditiup. Gallotti & Radice juga menampilkan kursi Sophie yang pernah ditampilkan di Maison de objet dengan pelapis dan warna baru.

JolieSophie for Gallotti&Radice, Salone del Mobile

Tidak kalah menarik, untuk label My Home Collection dilansir Oku, sebuah meja makan yang hanya mempunyai satu kaki yang disempurnakan dengan tembaga. Oku dikomplimen dengan kursi Cloe yang juga merupakan karya terbaru Federica.

Cloe & Oku for My home Collection, Salone del Mobile

Kolaborasinya sebagai direktur label Mingardo menyajikan instalasi Rendez-Vous di Via Paisiello 6. Sebuah instalasi berkolaborasi dengan desainer baru lainnya. Sebuah rak buku yang bernama Marianne juga merupakan produk artisitik terbaru. Selebihnya sebuah lampu gantung bertajuk Deco Lamp dan pelapis dinding Gatsby yang terinspirasi dari pintu gerbang di era 30an kota Milan.

Marianne for Mingardo, FuturDome – Via Paisiello 6


Decò Lamp for Mingardo, FuturDome – Via Paisiello 6


Gatsby for Mingardo, FuturDome – Via Paisiello 6

Federica juga turut diundang untuk berpartisipasi dalam Wallpaper Handmade, yang tahun ini memiliki tema “Wellness&Wonder”. Federica menampilkan kreasi bernama Oleum, serangkaian botol untuk minyak essensial dan herbal infus. Dalam proyek ini, Federica bermitra dengan Nason Moretti untuk kaca, dan Antolini untuk batu.

Federica Biasi

Dalam kesempatan yang sama, dia juga berpartisipasi dengan Galleria Sbalterno 1 yang meminta 100 desainer untuk membayangkan masa depan utopis/dystopic untuk sebuah pameran bertajuk  ‘Send me The Future’.

Rug House