A beautiful life deserves a beautiful home

Italian Style by Molteni&C

1.75K

Text by Hermawan Kurnianto, Photography by Chris Bunjamin.


Thursday 10 December 2015

Desain dan kualitas produk yang mumpuni, berbaur dengan penataan interior yang cantik dan melenakan. Itulah sensasi yang digulirkan flagship Molteni&C di Jakarta.

Dalam ranah desain global, nama Molteni&C telah bersinonim dengan rancangan yang menakjubkan, tradisi kerajinan tangan bertaraf superior, dan utilisasi teknologi terkini yang inovatif. Berdiri sejak tahun 1934 di Guissano, Brianza, yang terletak tidak jauh dari Milan, Italia, Molteni&C kian mengukuhkan eksistensinya dalam jajaran brand furnitur terdepan di dunia selama kurun waktu 80 tahun dan kini di Indonesia hadir dalam wujud flagship.

Flagship yang resmi dibuka pada 8 Desember 2015 lalu ini menerjemahkan esensi estetika dari Molteni&C ; elegan, modern, dan berkelas. Terletak di sebuah gedung di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, flagship Molteni&C menghadirkan ragam produk di tiga lantai. Mulai dari sofa, kursi, meja makan, wardrobe, bookcase, hingga kabinet. Tata interiornya diserahkan kepada dua desainer interior lokal, yaitu Mudita Lestari dan Francine Denise. “Nuansa yang ingin ditonjolkan dari flagship Molteni&C di Jakarta adalah minimalis, hangat, namun tidak terkesan kaku, dengan sentuhan playfulness dan cita rasa Skandinavia,” ungkap Mudita Lestari.

Deskripsi tersebut dituangkan secara memikat melalui penataan berbagai produk dan elemen interior. Aspek pencahayaan tergarap dengan apik, dengan mengombinasikan pencahayaan alami dan artifisial. Di lantai pertama, area display terbagi menjadi dua bagian untuk living room showcase yang nyaman dan menawan. Terdapat beragam loose furniture seperti meja, stool, sofa berbentuk L, dan juga wall integrated unit rack untuk pajangan maupun penyimpanan aksesoris hunian yang bisa diintegrasikan dengan televisi serta entertainment unit.

Beranjak naik ke lantai dua, juga terbagi menjadi dua area display; rancangan living room dan dapur berikut dining area. Sebuah dapur Armani/Dada, yang didesain khusus oleh desainer kenamaan Giorgio Armani untuk Dada, terpampang dengan anggun. Sistem rancangan dapur terpadu ini terdiri dari rangkaian kabinet untuk peralatan dapur, penyimpanan, dan sebuah island sebagai pusat aktivitas memasak. Island ini juga bisa ditutup dengan sebuah pembatas otomatis sehingga kegiatan memasak tidak bisa terlihat dari arah depan. Masih di lantai yang sama, terdapat sebuah meja makan dengan lampu Louis Poulsen dan sebuah credenza memanjang.

Di lantai tiga, area kamar tidur beserta produk-produknya dan sistem wardrobe terkini siap menyambut pengunjung. Hal ini mengingat wardrobe merupakan bagian yang terpisahkan dari sebuah kamar tidur.

Dalam mengeksekusi desain interior flagship Molteni&C di Jakarta, Mudita Lestari dan Francine Denise berhadapan dengan sebuah tantangan; bagaimana mewujudkan ambience yang diinginkan Molteni&C agar tidak kehilangan identitasnya. “Molteni&C mengusung konsep minimalis, namun flagship ini tetap harus dapat memberikan kesan hangat dan nyaman. Sehingga memudahkan para pengunjung dalam memilih produk-produk yang akan memberikan kenyamanan di hunian mereka,” ujar Francine Denise. Dan tantangan tersebut telah berhasil teratasi dengan sangat baik.