Each X Other : Celebrations of Love, Poetry and Rock & Roll

SHARE THIS
2.35K

Published by Sugar & Cream, Friday 27 October 2017

Text by Astrid L, images courtesy of  Karla Otto

The Collaborative collection – Spring Summer 2018 Collection

Musim semi dan panas semakin ceria dengan koleksi dari Each X Other. Perpaduan seni dan fashion menghasilkan karya hidup yang bisa dipakai dan diakses oleh semua pencinta keindahan.

Each X Other menggunakan industri fashion sebagai wadah bagi para seniman untuk meraih lebih banyak audiens. “Seni bisa dirasakan sebagai medium tertutup, tapi melalui fashion, kita bisa membuka tirai dan di sana terdapat publik,” ujar creative director Ilan Delouis dan Jenny Mannerheim.
1
Simbol “X” di jantung Each X Other melambangkan aspek kolaboratif brand ini. Untuk musim panas 2018, Each X Other berkolaborasi dengan in-house artist Robert Montgomery, penyair dan filmmaker Greta Bellamacina, serta desainer Dilara Findikoglu.
2
Konsep “seni bertemu fashion” mengundang Each X Other berpartisipasi dalam diskusi mengenai gender dan sex. Potongan feminin seperti wrap dresses, ruffles dan tali strap yang lembut bertabrakan dengan jahitan maskulin: kemeja off-shoulder yang berkesan teledor, desain asimetris serta piyama dua potong bermodel klasik. Material satin yang ringan diperkuat dengan aksesori punk: bangles perak, gelang rantai emas, anting-anting hoop besar serta ikat pinggang kulit dengan strap menggantung.
3
Perempuan Each X Other selalu bergaya santai, chic dan rock n’roll, dan hal ini direfleksikan juga melalui musik selama peragaan berlangsung. Band rock bermain live sementara para model melangkah di catwalk, salah satunya adalah cucu dari ikon rock Marianne Faithfull. (AL)

Alexander Lamont