A beautiful life deserves a beautiful home

Duddell’s Opens in London, Designed by Michaelis Boyd

4.15K

Text by Astrid L, photography by Ed Reeve (courtesy of Tomorrow PR).


Thursday 01 February 2018

A new Michelin restaurant and arts space concept opens in the heart of London Bridge

Duddell’s London, restoran dengan konsep ruang seni yang artistik, hadir di jantung kota London, tepatnya di London Bridge. Michaelis Boyd, arsitek dari London, merancang restoran berbintang Michelin ini. Michaelis Boyd didirikan tahun 1995 oleh Alex Michaelis dan Tim Boyd di Notting Hill, London telah mengerjakan variasi proyek dari resor safari yang sustainable di Bostwana, beberapa  ikonis club di London, New York, Amsterdam dan termasuk proyek residential.

Duddell’s didirikan pertama kali di Hong Kong oleh Alan Lo, Paulo Pong dan Yen Wong. Restoran dengan dua bintang Michelin ini didesain sebagai destinasi sosial dan budaya di mana pengunjung bisa menikmati makanan, minuman dan seni sambil bersosialisasi. Cabang yang baru dibuka di London mengusung konsep yang sama, menjadikan Duddell’s sebagai restoran sekaligus galeri seni.

Michaelis Boyd memimpin proyek restorasi gedung yang berlokasi di area historis St Thomas Church. Bangunan bergaya Queen Anne tersebut disulap menjadi restoran Canton yang otentik, dengan Chef Daren Liew sebagai nahkoda di dapurnya.

Memasuki Duddell’s, pengunjung akan disambut oleh dua lantai yang sama memukaunya. Lantai dasar masih menampilkan altar gereja dari bangunan orisinilnya, sementara lantai mezzanine memungkinkan tamu untuk menikmati pemandangan melalui jendela, serta melihat area open kitchen yang selalu sibuk. Desain Duddell’s di London terinspirasi dari kedai teh Hong Kong tahun 60-an, dengan warna maupun motif retro yang dibubuhi twist kontemporer.

Alex Michaelis & Tim Boyd

‘Duddell’s Hong Kong is somewhat of an institution and we were delighted to work on this exciting new venture in London. When designing the space, we wanted to celebrate the building’s rich history and highlight the difference between old and new. We maximised the natural light that comes into the building to accentuate key heritage features and now the former church has a new lease of life.’

Alex Alex Michaelis, Co-Founder of Michaelis Boyd

Struktur monolitik dengan dominasi warna hijau menjadi centrepiece pada lantai dasar, berfungsi sebagai dapur dimsum serta cocktail bar. Permukaan bar terbuat dari terrazzo warna pink dengan aksen putih yang kontras dengan nuansa hijau. Dekorasi rak kuningan digunakan untuk menyimpan botol dan gelas, sedangkan iluminasi dari pencahayaan menambah kesan elegan pada area ini.

Hal yang menarik perhatian dari Duddell’s adalah lantainya yang terbuat dari karet bermotif geometri, sangat kontras dengan perimeter kayu oak gelap yang masih tetap digunakan dari bangunan orisinilnya. Banquette dari kulit berwarna biru mendominasi area di depan jendela setinggi empat meter, menawarkan cahaya alami pada para tamu, dengan tambahan sofa L-shaped berwarna sama yang dilengkapi oleh pouf dari mohair velvet. Michaelis Boyd mencocokkan elemen kayu yang baru di sekitar banquette dengan kayu oak gelap yang memang sudah ada di gedung ini.

Di lantai mezzanine yang mengelilingi dua sisi ruangan, para tamu disuguhi pemandangan ke arah open kitchen serta bar. Michaelis Boyd memperkenalkan chandeliers modern yang dipasang pada langit-langit orisinal melalui lighweight fixing dengan impact minimum pada struktur orisinalnya.